Langsung ke konten utama

Taman Tabebuya yang Menarik Perhatian

 

dok : backpackerjakarta.com

        Terdapat banyak taman kota di Jakarta, tetapi ada satu taman yang tidak kalah menarik perhatian, yaitu Taman Kota Tabebuya. Taman tersebut terletak di Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan. Walaupun lokasinya berada di tengah-tengah keramaian dan kemacetan kota, Taman Tabebuya terlihat asri dengan rerumputan hijau di sekelilingnya. Taman Tabebuya merupakan sebuah ruang terbuka hijau yang ditetapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta sebagai taman kota seluas 9.626 meter persegi. Artinya, taman ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Di Taman Tabebuya ini, kita dapat melihat ikon menarik yang berbeda dari taman-taman kota lainnya. Pasalnya di Taman Tabebuya tersebut terdapat pohon Tabebuya yang berasal dari negeri Brazil. Jika sudah bermekaran, bunga ini akan terlihat seperti bunga Sakura di jepang karena warnanya yang indah serupa dengan warna merah muda.

Bunga ini dapat kita lihat di pertengahan hingga akhir musim penghujan saja. Namun jangan khawatir, masih banyak spot yang bisa dinikmati di taman ini. Sebagai contohnya kolam yang berisikan bunga teratai, gazebo untuk bersantai, dan fasilitas umum untuk berolahraga lainnya, seperti yoga, peralatan fitnes, jogging track, dan lapangan olahraga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ali Sadikin Si Bapak Pembangunan Jakarta

  Letnan Jendral KKO (Purn.) Ali Sadikin merupakan mantan gurbernur DKI   Jakarta   ke-7 yang dipilih langsung oleh Presiden Suharto pada tanggal 28 April 1966 di Istana Negara.   Pelantikan Ali Sadikin berdasarkan Keputusan Presiden Nomer 86 Tahun 1966. Dalam keputusan tersebut, ia yang juga merupakan  anggota staf Waperdam Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan dipandang cakap dan memenuhi syarat-syarat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ali Sadikin adalah seorang yang berjasa dalam pembangunan Ibukota Jakarta dengan ketangguhan dan kepemimpinannya. Salah satu buah pemikirannya yang kini diadopsi Bank dunia adalah cara dia menjalankan kepemimpinannya yang menuai kritik dan kontroversional. Ali Sadikin, di hari pertama memimpin Jakarta hanya diberi anggaran belanja sebesar 66 juta selama setahun. Perhitungan anggarannya, 1/3 hasil pemungutan daerah dan 2/3-nya dari subsidi pemerintah. Saat itu penduduk Jakarta berkisar 3,6 juta orang dan akan terus mengalami...

Melihat Patung Anne de Kiev di Taman Cattleya

Di jalan S. Parman, Tomang, Jakarta Barat tepatnya di hadapan Mall Taman Anggrek, terdapat sebuah taman kota bernama Taman Cattleya. Di taman Cattleya ini, ada sebuah ikon menarik berupa patung bernama Anne de Kiev. Patung itu diberikan oleh Kota Kiev sebagai hadiah ulang tahun Ibukota Jakarta ke-492 oleh Walikota Kiev, Ukrania. Patung yang tingginya sekitar 140 cm dan terbuat dari bahan artistik khusus ini, dibuat oleh seorang seniman asal Ukrania, bernama Mr. Konstanin Skrytutski. Patung Anne de Kiev dibuat berdasarkan patung asli yang berada di Ukrania. Anne merupakan sosok yang berpengaruh dan menginspirasi pada masanya di Kiev, karena ia tinggal dan dibesarkan di sana.  Pada zaman dahulu, Anne atau yang biasa disebut Anna yaroslavna, dikenal sebagai sosok wanita terpelajar, banyak mengenal ragam bahasa, berpengetahuan, dan suka berkuda. Selain sebagai hadiah ulang tahun Kota Jakarta, patung pemberian ini merupakan simbol persahabatan dan hubungan baik antara Kiev...

Mengenal Apa itu Taman Grande

Selain Taman Maju Bersama, Pemprov DKI Jakarta juga merevitalisasi dua Taman Grande. Taman Grande adalah taman atau Ruang Terbuka Hijau berskala besar yang sekaligus menjadi lahan untuk retensi air. Taman Grande memiliki konsep fun transit park , yaitu sebagai tempat transit yang nyaman untuk pedestrian karena terintegrasi dengan transportasi publik. Dua Taman Grande itu adalah Taman Puring dan Taman Mataram yang lokasinya tepat berada di Jakarta Selatan.   Kedua taman itu direvitalisasi dengan konsep taman grande sejak awal September 2019 lalu. Konsep revitalisasi awal Taman Mataram adalah sebagai taman kota yang mewadahi kegiatan temporer dan kegiatan transit yang menyediakan fitur-fitur menyenangkan dan mengedukasi. Sementara Taman Puring lebih diarahkan sebagai tempat yang mewadahi dinamisme dan kreativitas anak-anak serta pemuda. Sejak 2016, Taman Mataram dijuluki sebagai Taman Edukasi Literasi Keuangan yang dilengkapi dengan permainan edukatif keuangan, siganage, tips ...