Langsung ke konten utama

Taman Benyamin Sueb Bermain sambil Mengenal Kebudayaan

Tempat beridirinya, Taman Benyamin Sueb ini dulunya merupakan Gedung bekas KODIM 0505 yang menjadi saksi bisu perjuangan rakyat Jatinegara dan sekitarnya dalam revolusi nasional Indonesia.  Gedung itu digunakan sebagai markas para pejuang yang tergabung dalam Laskar Rakyat Jakarta Raya (LRJR) yang kemudian diahlifungsikan sebagai Taman Benyamin Sueb. Taman ini dibuat untuk mengenang perjalan bang Ben yang merupakan sosok yang serba bisa dan menginspirasi.

Di Taman Benyamin Sueb ini pastinya memamerkan hal-hal yang menjadi ciri khas dari sosok bang Ben, mulai dari koleksi-koleksi bajunya, penghargaan yang dirahi, serta foto-foto keluarganya. Taman Benyamin Sueb diresmikan pada tanggal 22 September 2018 lalu oleh Gurbernur Jakarta Anies Baswedan.

Taman ini kemudian mulai aktif dan melakukan banyak kegiatan di tahun 2019 hingga 2020.  Mengapa disebut Taman, karena destinasi wisata ini dibuat untuk semua kalangan tanpa memandang kelas-kelas yang ada di masyarakat.

Selain itu, Taman benyamin Sueb dibuat sebagai tempat atau wadah pelestarian sejarah dan kebudayaan Betawi. Dan karena ini merupakan taman, tempat ini dapat digunakan untuk kumpul-kumpul atau rekreasi, rapat, pertemuan, dan seni pertunjukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ali Sadikin Si Bapak Pembangunan Jakarta

  Letnan Jendral KKO (Purn.) Ali Sadikin merupakan mantan gurbernur DKI   Jakarta   ke-7 yang dipilih langsung oleh Presiden Suharto pada tanggal 28 April 1966 di Istana Negara.   Pelantikan Ali Sadikin berdasarkan Keputusan Presiden Nomer 86 Tahun 1966. Dalam keputusan tersebut, ia yang juga merupakan  anggota staf Waperdam Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan dipandang cakap dan memenuhi syarat-syarat menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ali Sadikin adalah seorang yang berjasa dalam pembangunan Ibukota Jakarta dengan ketangguhan dan kepemimpinannya. Salah satu buah pemikirannya yang kini diadopsi Bank dunia adalah cara dia menjalankan kepemimpinannya yang menuai kritik dan kontroversional. Ali Sadikin, di hari pertama memimpin Jakarta hanya diberi anggaran belanja sebesar 66 juta selama setahun. Perhitungan anggarannya, 1/3 hasil pemungutan daerah dan 2/3-nya dari subsidi pemerintah. Saat itu penduduk Jakarta berkisar 3,6 juta orang dan akan terus mengalami...

Konsep Taman Maju Bersama

Sesuai UU Nomer 26 Tahun 2007 terkait Penataan Ruang, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di berbagai tempat di Jakarta. Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta, menginisiasikan sebuah program bernama Taman Maju Bersama (TMB) yang menggantikan program Ruang Publik Terpadu Rumah Anak (RPTRA) di masa kepemimpinan Ahok. Konsep dari Taman Maju Bersama yang diinisiasikan Anies Baswedan ini, mengusung tema Smart Environment and Smart People , sehingga masyarakat memiliki tempat ramah lingkungan untuk melakukan berbagai kegiatan. Taman Maju Bersama (TMB)   ini merupakan taman kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat setempat. Artinya, taman ini bukan milik pemerintah tetapi milik badan usaha atau masyakarat karena dari mulai perencanaan, pengembangan, hingga penggunaannya melibatkan masyarakat sekitar TMB. Konsep dan segala bentuk arena menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat tersebut. Fasilitas-fasilitas Taman Maju Bersama (TMB) memiliki ...

Melihat Patung Anne de Kiev di Taman Cattleya

Di jalan S. Parman, Tomang, Jakarta Barat tepatnya di hadapan Mall Taman Anggrek, terdapat sebuah taman kota bernama Taman Cattleya. Di taman Cattleya ini, ada sebuah ikon menarik berupa patung bernama Anne de Kiev. Patung itu diberikan oleh Kota Kiev sebagai hadiah ulang tahun Ibukota Jakarta ke-492 oleh Walikota Kiev, Ukrania. Patung yang tingginya sekitar 140 cm dan terbuat dari bahan artistik khusus ini, dibuat oleh seorang seniman asal Ukrania, bernama Mr. Konstanin Skrytutski. Patung Anne de Kiev dibuat berdasarkan patung asli yang berada di Ukrania. Anne merupakan sosok yang berpengaruh dan menginspirasi pada masanya di Kiev, karena ia tinggal dan dibesarkan di sana.  Pada zaman dahulu, Anne atau yang biasa disebut Anna yaroslavna, dikenal sebagai sosok wanita terpelajar, banyak mengenal ragam bahasa, berpengetahuan, dan suka berkuda. Selain sebagai hadiah ulang tahun Kota Jakarta, patung pemberian ini merupakan simbol persahabatan dan hubungan baik antara Kiev...